Jumlah Gula yang Diperbolehkan untuk Pola Hidup Sehat Penderita Diabetes

Bolehkah penderita diabetes mengonsumsi gula? Kalau boleh, berapa takarannya? Ini penting diketahui karena pemilik diabetes harus mengontrol kadar gula darahnya untuk menghindari komplikasi dan menerapkan pola hidup sehat.

Gula sendiri adalah salah satu sumber energi bagi tubuh. Mengonsumsi gula dalam jumlah sewajarnya dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Namun, konsumsi gula dalam jumlah tertentu justru dapat meningkatkan kadar gula darah bagi penderita diabetes yang dapat membahayakan kesehatan.

Jumlah Gula yang Diperbolehkan untuk Pola Hidup Sehat Penderita Diabetes
Sumber foto: Google

Berapa Jumlah Gula Bagi Pengidap Diabetes?

Menurut rekomendasi Kementerian Kesehatan RI, pada kondisi normal asupan gula yang disarankan maksimal adalah 50 gram atau sekitar 4 sendok makan per hari.

Penderita diabetes pun disarankan untuk tidak mengonsumsi gula lebih dari 50 gram per harinya. Gula ini termasuk gula aren, gula kristal, dan gula dalam bentuk lainnya, seperti karbohidrat.

Karbohidrat juga salah satu sumber gula, dan pengidap diabetes disarankan untuk mengonsumsinya sekitar 45-65% dari total asupan kalori.

Meskipun dibatasi, penggunaan gula dalam bumbu masih diperbolehkan kok, asal tidak berlebihan ya.

 

Tips Mengurangi Konsumsi Gula untuk Pengidap Diabetes

Pemilik diabetes bisa menerapkan beberapa tips pola hidup sehat dengan mengurangi asupan gula seperti di bawah ini:

  • Kurangi konsumsi makanan olahan yang biasanya tinggi akan kandungan gula, garam, dan lemak. Contohnya biskuit, kue, dan camilan manis lainnya.
  • Batasi konsumsi makanan dan minuman yang mengandung gula tambahan. Seperti permen, buah kaleng, jus buah yang ditambah pemanis, dan minuman bersoda.

 

Kurangi Pemberian Gula dalam Masakan

Selalu baca kandungan nutrisi dalam makanan maupun minuman kemasan, dan pilihlah yang mengandung kadar gula rendah.

Konsumsi menu makanan sehat, seperti sayur, buah, biji-bijian, susu rendah lemak, dan ikan yang mengandung asam lemak omega-3 (salmon, sarden, tuna).

 

Gula Aren untuk Diabetes, Apakah Aman?

Gula Aren
Sumber foto: Google

Gula aren berasal dari sari pohon aren yang merupakan keluarga palem. Gula jenis ini memiliki ciri khas berwarna coklat gelap. Rasanya juga lebih manis dan aromanya lebih kuat dibandingkan gula merah.

Dalam satu sendok makan gula aren atau sekitar 15 gram, mengandung 59,4 kalori atau 14,5 gram karbohidrat. Bukan hanya kalori, gula satu ini juga kaya akan nutrisi, seperti:

  • Vitamin B
  • Antioksidan
  • Serat
  • 3,6 miligram fosfor
  • 13,5 miligram kalium
  • 8,5 miligram kalsium
  • 2,1 miligram magnesium
  • 0,3 miligram natrium

Gula aren tidak terdiri dari 100% gula, sehingga rasanya tak semanis gula pasir. Kandungan gula di dalamnya hanya 78% saja, ditambah vitamin, mineral, serat, dan antioksidan.

Kandungan nutrisi tersebut membuatnya memiliki indeks glikemik lebih rendah dibandingkan gula pasir.

Meski kadar indeks glikemiknya lebih rendah dari gula pasir, namun pengidap diabetes tetap harus membatasi konsumsinya. Sebab, gula aren tetap mengandung glukosa, yang merupakan musuh para pemilik diabetes.

Untuk memberikan rasa manis pada minuman atau makanan, kamu disarankan untuk mengonsumsinya dalam jumlah sedikit. Tetap batasi penggunaannya, sama seperti gula kristal.

Agar lebih aman, sebaiknya konsumsi makanan atau minuman dengan campuran bahan alami, seperti madu atau kayu manis. Kedua bahan alami ini diklaim lebih aman karena tidak menyebabkan lonjakan gula darah.

Itu dia informasi tentang jumlah gula yang disarankan untuk penderita diabetes. Nah, mulai sekarang terapkan pola hidup sehat yuk! Konsumsi menu makanan sehat dan rutin olahraga menjadi salah satu kuncinya. Ingin tahu bahan makanan apa saja yang bisa masuk dalam daftar menu makanan sehat sehari-hari? Langsung cek dan beli di sini!

Jumlah Gula yang Diperbolehkan untuk Pola Hidup Sehat Penderita Diabetes

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *