Gempa dengan magnitudo 5,2 mengguncang Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, pada hari Senin, 29 Agustus 2022, pukul 00.04 WIB.

Hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo 4,9.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 1,00° Lintang Selatan dan 98,58° Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 13 kilometer arah barat laut Siberut Barat, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat pada kedalaman 22 kilometer.

Plt.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, mengatakan wilayah pantai barat Laut Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, diguncang gempa tektonik.

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi lempeng.

“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault),” jelasnya.

Berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Pasaman Barat dengan skala intensitas III MMI.

Pada skala itu, getaran dirasakan nyata dalam rumah seakan-akan truk berlalu.

Di Siberut Utara dan Siberut Selatan menghasilkan skala intensitas II MMI, yaitu getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami.

Menurutnya, hingga pukul 00.30 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan.

Daryono mengajak warga agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Ia juga meminta warga untuk menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Mentawai Tengah Malam

Navigasi pos


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *